Our Lives Matter

Kamis, 13 April 2017

Menjadi Mahasiswa Berprestasi

Sukses dan tidaknya seorang mahasiswa dalam dunia perkuliahan, biasanya hanya diukur dari sisi akademiknya dengan cara melihat jumlah IPK yang berhasil diraihnya. Namun, apa saja sih yang harus dipersiapkan oleh seorang mahasiswa untuk dapat meraih kesuksesan di usia muda?

Nah, kali ini Izwie akan membantumu menjawab pertanyaan tersebut dengan menyuguhkan beberapa tips yang dapat memberimu pencerahan. Terutama buat kamu-kamu yang masih berstatus mahasiswa, yuk simak!
1. Memahami Penjelasan Dosen
Pastikan kamu menyiapkan alat tulis dan juga telingamu untuk mendengarkan penjelasan materi yang disampaikan oleh dosen. Mungkin di antara kamu ada yang malas bahkan ngantuk dan tertidur saat mendengar penjelasan dosen, tapi ini penting lho. Dengan memperhatkan dosen, kamu dapat mengasah kepekaan dan daya tangkapmu menerima ilmu dan informasi. Juga, sangat berguna saat ada ujian lho. Kamu tidak perlu pusing belajar dengan Sistem Kebut Semalam (SKS) karena sudah memahami bab demi bab pembahasan materi kuliahmu. Saat bekerja nanti, kamu pun akan terbiasa mendengar instruksi dari atasan yang dapat membantu pekerjaanmu.

2. Aktif di Kelas
Kebanyakan mahasiswa berfikir bahwa jika ada mahasiswa yang bertanya, berarti ia bodoh. Padahal, tidak seperti demikian. Justru saat kamu bertanya, kamu sedang dalam proses memahami materi yang disampaikan dosenmu. Dosenmu juga tidak akan menganggapmu bodoh, namun akan memberikan poin lebih. Berusahalah menjadi seoranh mahasiswa yang aktif di kelas, bukannya caper (cari perhatian) ke dosen, tapi biasanya dosen selalu hafal dengan mahasiswa yang aktif bertanya.

3. Mengikuti Organisasi Kampus
Aktif di organisasi adalah salah satu hal wajib dilakukan oleh mahasiswa sukses. Karena, dengan mengikut organisasi, kamu akan memiliki nilai tambah dibandingkan dengan mahasiswa yang cenderung pasif. Jangan coba-coba jadi mahasiswa KUPU-KUPU (kuliah-pulang-kuliah-pulang). Dalam organisasi, kamu dapat mengasah kemampuanmu berbicara di depan umum, menyampaikan pendapat, diskusi, mengatasi masalah, serta membentuk karakter pribadimu. Keuntungan lainnya saat mengikuti organisasi adalah kamu akan dikenal banyak orang sebagai 'aktivis kampus' dan tentunya akan mendapat banyak teman!

4. Ikuti Seminar
Seminar dapat membuka wawasanmu, cara berpikirmu, serta memberikan masukan ilmu dan informasi baru yang tidak dapat kamu peroleh saat di ruang kuliah. Ikutilah seminar yang berkualitas, banyak kok yang menawarkan seminar gratis. Namun, kalau benar-benar bagus, tidak ada salahnya kamu mengeluarkan sedikit modal untuk mendapatkan ilmu yang luar biasa dan tentunya dapat kamu praktek-kan setelahnya.

5. Buka Buku dan Banyak-banyaklah Membaca!
Hari gini baca buku? Pasti banyak anak muda yang bilang seperti itu hari ini. Namun sebenarnya, membaca buku merupakan salah satu hal wajib pula bagi mahasiswa sukses. Membaca berarti membuka jendela informasi yang dapat menghubungkan kita dengan dunia. Efek positif lain dari banyak membaca adalah kamu akan nyambung dengan siapa saja saat mengobrol dengan orang lain. Membaca bikin kamu selalu update!

6. Merangkul Teman Sebanyak-banyaknya
Merangkul di sini artinya, kamu harus bisa berteman dengan siapa saja. Jangan sampai kamu merasa rugi saat nanti keluar dari Universitas namun tidak memiliki relasi dengan orang manapun bahkan teman sekampusmu sendiri! Jangan suka pilih-pilih teman, namun cobalah bersahabat dengan siapa saja. Semakin luas koneksimu, ini juga modal meraih kesuksesanmu di masa mendatang.

7. Berlatih Membuat CV & Interview
Saat lulus nanti, pastinya harapan terbesar adalah segera memiliki pekerjaan dengan mulus. So, apa yang harus kamu siapkan? Nah, cobalah membuat CV yang baik serta menarik bagi perusahaan. Selain itu, latihan interview juga akan sangat membantu. Ibarat mau berperang, tidak mungkin kita mengangkat senjata tepat saat berhadapan dengan musuh. Sehingga, harus dipersiapkan betul untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai denganmu.


Sumber: http://www.izwie.com/2015/03/7-hal-yang-harus-dilakukan-agar-bisa.html

Menghindari Rasa Malas

Tetap semangat dan termotivasi selama seharian adalah hal yang cukup semakin sulit bagi kebanyakan kita. Ntah ketika mengerjakan pekerjaan yang nggak disukai, maupun yang memang disukai. Dan yang bikin makin parah, kalau:
Perasaan tenaga masih ada, tapi kok kayak lemes, nggak mampu nyelesain semua tugas.
Nggak semangat, perasaan apa yang mau dihadapi itu kayaknya mustahil untuk diselesain
Padahal pekerjaannya mudah, tapi kok berat banget badan sama tangan buat gerak
Meski memang, muncul rasa malas, apalagi futur, itu adalah hal yang normal. Manusiawilah. Tapi, jangan lupakan, adalah normal juga bila kita kembali semangat! Itu sebabnya, ada pepatah yang mengatakan bahwa motivasi itu ibarat pembersih tatkala mandi. Bermanfaat, tapi efeknya nggak untuk selamanya. Kita kudu mendapatkannya lagi besok-besok.
Nah, berikut ini, adalah 8 cara ampuh yang bisa Anda praktekkan untuk menghilangkan rasa malas pada diri Anda secara total.

1. Ingatkan Diri Anda, “KENAPA” Harus Melakukan Hal Tersebut?
Silahkan sesuai dengan identitas Anda. Misal:
Karena orang tua sudah capek-capek, transfer duit 1 juta lebih tiap hari, masak kerjaan Anda cuma ngabisinnya doang? Padahal bisnis sambilan Anda saja omzetnya nggak pernah nyentuh angka segitu?
Karena kalau nggak bener kerja, terancam PHK, maka ikhtiar apa yang akan dilakukan agar istri dan anak bisa tetap makan?
Karena kalau Khilafah tidak segera ditegakkan, kemaksiatan dan kesengsaraan diri, teman-teman, saudara, dan seluruh umat, akan terus-terusan masif.
Agar bisa menjadi pemimpin yang baik, yang mampu memberi contoh dan menginspirasi.
Dan lain-lain, mungkin karena agar survive dari persaingan, agar dapat bonus, atau yang lainnya.

2. Jauhi Tombol Shut Down-nya
Silahkan Anda lakukan research. Kapan terakhir kali Anda merasa down, galau, males, futur, dan sejenisya? Kira-kira, apa yang Anda lakukan sebelum hal itu terjadi? Nah, cobalah, untuk menghindari itu sebisa mungkin! Misal:
Gara-gara Anda stalking facebook mantan pacar, makanya semangat Anda hilang. Nah, maka janganlah pernah lagi untuk nge-stalk akunnya. Karena itu adalah tombol shut downnya.
Gara-gara sering bergaul dengan si Anu, makanya rasa malas Anda makin menjadi-jadi. Nah, maka, ubahlah cara pergaulan Anda dengan si Anu. Karena cara pergaulan seperti yang biasanya adalah tombol shut downnya.
Gara-gara melakukan kemaksiatan, jadi terhantar melakukan kemaksiatan lainnya. Nah, maka, segeralah tekan tombol turn onnya. Jangan melulu tekan tombol shut down.
Dan lain-lain. Intinya, setiap kejadian terjadi karena ada suatu sebab. Nah, ceklah apa sebabnya itu. Dan sikapilah dengan bijak.

3. Periksa Makanan dan Minuman yang Masuk ke Tubuh Anda
Jangan salah, kenapa orang itu bisa cepet banget capek, gampang ngantuk, kebanyaan tidur, hingga akhirnya males ngerjain apa-apa, itu bisa juga sebabnya karena makanan dan minuman yang ia konsumsi bukanlah makanan yang baik. Misal:
Makan mie instan. Padahal, kabarnya mie instan itu butuh waktu sekitar 3 hari baru selesai dicerna. Sehingga, tubuh jadi lebih cepet capek karena dipake cuma buat mencerna si mie instan kampring itu aja,
Makan gula kebanyaan. Yah, seperti yang kita lihat, kebanyakan mereka yang kena diabetes, biasanya cepet lupa sesuatu, dan gampang ngantuk.
Dan lain-lain.


4. Ukur Kapasitas Diri Anda, dan Target yang Akan Dicapai, Serta Target yang Telah Dicapai Kemarin
Lebih jelas, lebih bagus. Dan lebih enak ngerjainnya juga tentunya. Misalnya begini:
Anda ada tugas membuat 1 artikel dalam sehari. Syaratnya, minimal 1000 kata, disertai gambar yang inspiratif plus menghibur, dan tentunya setiap aspek di artikel tersebut harus didasari keputusan yang bagus, yang notabene berawal dari research dan survey. Waktu yang Anda butuhkan dari mulai hingga selesai, sekitar 5 jam.
Kira-kira, sanggupkah Anda memberikan 5 dari 24 jam Anda dalam sehari, untuk menyelesaikan tugas tersebut?
Apakah tugas tersebut bisa Anda kerjakan tanpa istirahat?
Atau perlu ada istirahat di tengah jalan?
Apa Anda butuh bantuan fasilitas lain, agar menjadi lebih mudah?
Apakah memang caranya sudah efektif?
Ternyata Anda hanya bisa memproduksi 5 artikel dalam 7 hari. Berarti, untuk bisa memproduksi 7 artikel, butuh berapa hari?
Apakah tidak apa-apa tidak memproduksi artikel setiap harinya? Kenapa?
Dan lain-lain.
Lanjut ke tahap evaluasi.
Setelah tulisannya jadi, kemudian tersebar, kira-kira di daerah mana yang paling banyak menyukai tulisan tersebut?
Setelah dapat datanya, daerah A menunjukkan kesenangan senilai 50%, daerah B menunjukkan kesenangan senilai 48%, daerah C menunjukkan kesenangan senilai 83%, dan seterusnya. Maka, besok-besok bisa diatur, berapa jatah jumlah masing-masih daerah disebari artikel tersebut.
Setelah artikel tersebut dapat respon, lihat, apa tanda-tanda yang ada di artikel tersebut, yang membuatnya jadi bagus? Bandingkan dengan tanda-tanda di artikel kemarin yang responnya jelek. Mungkin, ternyata orang lebih suka kalau judul artikelnya ditonjolkan manfaat dan yang enak-enak, kalau judulnya “Bagaimana Cara”, dan aspek-aspek lainnya.
Dengan begitu, tidak mungkin Anda berprasangka buruk, bahwa jangan-jangan Anda belum ada melakukan hal yang bermanfaat hari ini.
Yah, intinya, Anda coba bacalah sebab-akibat kejadian-kejadian yang telah Anda alami, sedang alami, dan insya Allah akan Anda alami, seobjektif mungkin. Karena sekiranya makin jelas, akan makin kecil kemungkinan Anda untuk males-malesan. Karena males-malesan itu adalah bentuk dari ketidakjelasan.

5. Curhat ke Allah, Kemudian Konsultasikan Cara Ikhtiarnya Pada Ahlinya
Tidak selamanya hukum-sebab akibat berlaku. Dan, tidak selamanya sebab suatu kejadian itu bisa kita indra dengan mata, hidung, telinga, mulut, dan kulit kita. Ada hal-hal yang tak bisa kita indra, yang diluar kuasa kita sebagai manusia. Itulah salah satu sebabnya, kita senantiasa berdo’a kepada Allah, agar Dia membantu kita dalam menghadapi segala sesuatu yang tidak jelas. Namun, asalkan hal itu diridhai Allah, insya Allah dapatlah kita satu hal yang jelas, yakni, suatu hasil yang pasti jelas itu keputusan terbaikNya.
Kemudian, soal perkara ikhtiarnya, kita konsultasikanlah ke ahlinya. Seperti halnya dokter, arsitek, professor, pengusaha tokcer, desainer, penulis, dan lain-lainnya yang memang jam terbang dan karyanya sudah tidak diragukan lagi. Ceritakan apa kendala Anda, dan tanya ke mereka, apa solusinya. Siapa tahu juga, mereka bakal ikut bantuin Anda buat beresin urusan Anda.

6. Jernihkan Diri dan Kondisikan Keadaan
Kerap, wajarlah Anda jadi males kalau Anda lagi lemes, capek, ngantuk, laper, mengkhawatirkan sesuatu, dan lain-lainnya. Kondisikanlah agar Anda tetep fokus. Beresin dululah hal-hal lain yang mengganggu Anda, sehingga membuat Anda menjadi males. Kalau ngantuk banget, tidurlah. Kalau laper banget, makanlah.
Hati-hati yaa, jangan gunakan cara nomor ke-5 ini justru dijadiin modus untuk menunda-nunda pekerjaan utama Anda tersebut. Maka, gunakanlah tabel prioritas. Anda tentukan, mana yang:
Penting dan mendesak
Nggak penting, tapi mendesak
Penting, tapi nggak mendesak
Nggak penting dan nggak mendesak
Sekiranya pekerjaan yang tengah Anda lakukan lebih utama, sedangkan kekhawatiran yang membuat Anda tidak begitu utama, bisalah itu diabaikan. Karena kemungkinan besar itu adalah keinginan, bukan kebutuhan. Dan, kemungkinan besar itu didorong oleh emosi dan ego, bukan dengan akal dan fakta.

7. Paksain Aja
Sekiranya masih males, padahal pekerjaan tersebut sudah sesuai dengan passion, minat, dan bakat Anda. Dan memang berupa kebutuhan. Sudah dibareng dengan pemicu semangat seperti mandi, musik, dan sebagianya. Pola hidup sudah sehat. Rencana sudah mantep. Udah dibantuin temen-temen. Dan pengondisian lainnya.
Tidak ada cara lain, selain pemaksaan. Biarin aja, pertama-tama Anda untuk karena dipaksa. Lama-lama, jadinya biasa aja. Lama-lama, justru Anda sendiri yang nggak mau kalau nggak ngerjain pekerjaan tersebut.
Toh males itu pilihan Anda kan? Anda mengambil keputusan untuk males itu secara sadar kan? Dan bisa pulalah dimintai pertanggungjawabannya di Akhirat nanti kan? Yaudah, berarti bisa jugalah Anda maksain diri Anda. Nggak perlu banyak motivasi, nggak perlu banyak alesan, lagi, langsung aja kerjain!

8. Ingat Kematian dan Hari Akhir
Yah, kematian dan yaumul akhir adalah motivasi terbesar. Silahkan Anda search saja di YouTube, video-video berkeyword “sakaratul maut” atau sejenisnya. Atau, bisa juga Anda search google image, gambar-gambar berkeyword “kuburan”.
Surga atau Neraka, itulah tujuan akhir kita semua, siapapun kita, apapun pekerjaan kita, sama-sama akhirnya yah itu, Surga atau Neraka. Kekal abadi di sana. Kalau dibanding hidup di dunia ini, sebentar banget. Maka, masih sempetkah Anda nongkrong-nongkrong lagi? Masih sempet melakukan hal-hal yang nggak bermanfaat menurut Allah?
Saatnya…
Yah, kurang-lebih, itulah 8 jurus yang cukup ampuh untuk mengatasi perasaan malas, agar hilang total dari peradaban diri Anda. Hehehe! Tinggal Anda praktekin aja.

Sumber: http://www.teknikhidup.com/2014/06/cara-teknis-menghilang-rasa-malas-mengatasi-total.html

Rabu, 12 April 2017

Cara Merawat Hewan Peliharaan Anda

Cara Merawat Hewan Peliharaan. Sangat umum disekitar kita untuk mempunyai hewan peliharaan atau biasa disebut pets di rumah, biasanya adalah hewan yang jinak sehingga bisa dipelihara, disayang dan tidak berbahaya. Hewan paling umum yang biasa dipelihara adalah kucing, anjing dan burung.
Hewan tersebut sudah banyak dijual di toko hewan peliharaan. Hal tersebut dikarenakan binatang tersebut sangat lucu, jinak dan pintar, mereka bisa mengetahui dan mengerti akan tuannya.
Namun ketika mempunyai hewan peliharaan kita dituntut untuk mempunyai tanggung jawab merawat. Tidak lantas menelantarkan dan membiarkannya, tidak berperikehewanan. huehe Disamping itu menelantarkan hewan peliharaan juga akan menimbulkan penyebaran penyakit dari hewan ke manusia.
Ketika memelihara hewan ada hal-hal yang secara khusus harus kita perhatikan. Karena binatang/hewan yang kita pelihara juga memerlukan perawatan yang baik agar bisa tumbuh, sehat dan tidak terjangkit penyakit. Beberapa kondisi yang perlu diperhatikan diantaranya makan, kandang, perlakuan kita terhadapnya, juga kondisi kesehatan. Berikut penjelasan lengkap cara merawat hewan peliharaan yang kita miliki.

1. Pembuatan dan penempatan kandang
Idealnya kandang yang baik untuk hewan peliharaan adalah yang jauh dari kebisingan. Memang setiap hewan memiliki tingkat sensitif terhadap kebisingan yang berbeda. Semisal kelinci, mereka adalah binatang yang sangat mudah stres ketika berada di tengah-tengah kebisingan. Ketika membuat kandang permudah hewan untuk membuang kotoran, kandang bisa diberi lubang atau tempat khusus untuk membuang kotoran.
Bahan untuk membuat kandang harus diperhatikan supaya tidak berbahaya untuk hewan yang akan kita pelihara nantinya. usahakan menggunakan bahan bahan alami untuk mereka, semisal kayu. Penempatan kandang harus mempertimbangkan habitat hewan peliharaan kita. Untuk hewan yang tidak suka terkena sinar matahari langsung, tempatkan kandang ditempat teduh, begitu pula sebaliknya.

2. Perhatikan kondisi hewan
Ketika memilih hewan di toko hewan pastikan hewan yang tersebut dalam kondisi sehat.Umur hewan juga harus diperhatikan saat membeli. Kalau tidak mau repot beli yang tidak dalam kondisi menyusu, setengah dewasa. Umumnya hewan seperti itu sudah memiliki daya tahan tubuh yang kuat. dibandingkan dengan yang masih kecil. Tentunya merawatnya lebih mudah.
Jika sudah menjadi peliharaan, pastikan selalu kondisi hewan dalam keadaan sehat dan tidak terlihat janggal. Kamu bisa membawanya 3 bulan sekali ke dokter hewan untuk mengecek kesehatannya. Berikan juga vaksinasi untuk hewan yang kamu pelihara, untuk mencegah penyakit umum.

3. Membersihkan kandang hewan
Salah satu hal yang sangat berpengaruh untuk kesehatan binatang peliharaan adalah kondisi kebersihan kandang. Luangkan waktu untuk membersihkan kandang hewan secara berkala, minimal 2 minggu sekali. untuk hewan khusus seperti burung, ikan kalian perlu 1 minggu sekali membersihkan kandangnya.
Membersihkan kandang sendiri tergantung dengan hewan yang kita pelihara. Jadi sesuaikan dan pastikan setiap hari untuk mengecek keadaan kandang. Jika dirasa kotor dan bau segera bersihkan saat itu juga. Lihat juga jika nampak terdapat kerusakan parah pada kandang segera perbaiki.

4. Makan dan minum hewan
Kewajiban kita untuk memberi makan hewan peliharaan adalah sebagai bentuk tanggung jawab kita. Pemberian makan tidak perlu berlebih, secukupnya saja. Untuk menghindari makanan sisa yang terbuang, terlalu banyak memberi makan juga membuat hewan muntah yang menyebabkan lingkungan kandang terlihat kumuh.
Pemberian makan haruslah teratur jangan terlalu sering dan pula sebaliknya, perhatikan kandungan gizi dari makanan yang diberikan, hewan layaknya manusia mereka juga membutuhkan makanan sehat. Tentunya kita juga harus mengetahui makanan yang sesuai untuk hewan kita. karena berbeda hewan berbeda pula makanannya.

5. Berikan kasih sayang untuk hewan
Hal yang harus diperhatikan adalah hewan juga membutuhkan kasih sayang. mereka akan tampak lebih bahagia jika diperlakukan dengan kasih sayang. Yang paling sering kita saksikan adalah ketika membelai kucing, dia tampak sangat menyukainya, juga ketika memberinya makan dia akan mengibaskan ekornya sebagai tanda terima kasih.

6. Perawatan Khusus
Perawatan pada hewan peliharaan juga perlu dilakukan terutama bagian bulu dan kuku. Semisal kucing, mereka harus dipotong bulunya dalam 4 bulan sekali untuk membantu pertumbuhan bulu barunya. Jika memelihara kelinci maka kuku kelinci juga harus diperhatikan.
Periksalah anggota tubuh binatang peliharaan, dari mata, telinga, mulut, hidung dan juga lubang pembuangan. Pastikan selalu dalam kondisi bersih dan tidak terlihat kusam. Jika kotor bersihkan, jika ada tanda-tanda penyakit bawa ke dokter untuk menghindari penyakit yang tidak diinginkan.
Mandikan hewan peliharaan, jika bulu terlihat mulai kusam. Juga agar binatang peliharaan kamu selalu terjaga kebersihannya. Gunakan sabun mandi khusus untuk hewan demi menjaga keindahan bulunya. Jika kamu memelihara burung berikan multivitamin khusus secara teratur supaya kicauannya tetap indah. Pemberian multivitamin pada binatang juga untuk menjaga agar tidak mudah jatuh sakit.

7. Ajak bermain
Mengajak hewan jalan-jalan atau sekedar bermain untuk meningkatkan keakraban hewan dan pemilik. Juga melatih hewan untuk mengenal lingkungan. Untuk kucing agar dia bisa pulang ke rumah sendiri jika pergi jauh. Mengajak bermain hewan juga bisa mengurangi stress yang ada pada diri kita. Mengajaknya bermain juga menumbuhkan rasa kasih sayang kita

Sumber: https://jempolkaki.com/cara-merawat-hewan-peliharaan/

Tips Memanejemen Waktu Anda

Jika anda ingin membuat perubahan nyata dalam hidup anda, anda harus terlebih dahulu memulai dengan belajar bagaimana secara efisien mengelola waktu anda. Siapa pun yang mengetahui bagaimana mengelola waktu, akan juga mengetahui bagaimana mengelola hidup. Manajemen waktu yang baik adalah tentang prioritas yang tepat, baru setelah itu tercipta manajemen yang tepat untuk hidup anda. Kualitas hidup anda tergantung pada manajemen yang cerdas dari waktu anda dan bukan oleh jumlah energi yang anda konsumsi pada apa yang anda lakukan.
Apakah anda selalu merasa kehabisan waktu dan anda tidak dapat melakukan apa yang dijadwalkan?
Apakah anda selalu merasa bahwa anda tidak memiliki cukup waktu untuk diri sendiri?
Apakah anda merasa bahwa anda hidup dan bekerja di lingkungan yang penuh tekanan tanpa hasil positif?
Jika jawaban untuk salah satu pertanyaan di atas adalah YA, maka sudah saatnya untuk mengubah hidup anda dan mulai menghabiskan waktu anda dengan bijaksana dan efisien. Anda harus berjanji pada diri anda sendiri bahwa anda akan menjadi lebih terorganisasi dan fokus pada tujuan anda dan bahwa anda akan menggunakan waktu untuk kebaikan anda sendiri.

1. Menguasai daftar hal-hal yang harus anda lakukan (to-do lists)
To-do lists yang baik dan efisien haruslah mencakup tugas-tugas dan kegiatan anda saat ini serta tugas-tugas yang harus diselesaikan dalam waktu dekat. Untuk setiap item dalam daftar, anda harus menentukan kapan dan berapa banyak waktu yang anda butuhkan untuk menyelesaikannya. Tugas yang berulang dapat direncanakan untuk hari-hari tertentu di mana anda memiliki waktu yang tepat untuk menyelesaikannya.
Anda tidak boleh meremehkan pentingnya perencanaan tugas-tugas anda. Sebuah rencana yang baik dan akurat dapat memberikan anda kontrol yang besar dari waktu anda. Anda harus menyadari apa yang terpenting bagi anda dan menempatkannya pada urutan atas di daftar anda.

2. Buat rencana SMART (Specific-Measureable-Achievable-Reasonable-Timeline)
Rencanakan tugas yang paling sulit di awal setiap minggu sehingga anda akan lebih santai menjelang akhir minggu dan sebelum akhir pekan. Tugas yang sulit lebih baik dijadwalkan di awal minggu (Senin atau Selasa), sementara tugas-tugas yang lebih mekanis atau rutin di sekitar pertengahan minggu, dan mendekati akhir minggu (Kamis dan Jumat) waktu anda bisa sedikit lebih bebas dan santai karena di kedua hari ini telah menumpuk kelelahan dan stres sebagai akibat dari pekerjaan di hari-hari sebelumnya.

3. Belajarlah untuk mengatur prioritas anda
Anda harus belajar bagaimana secara efisien mengatur prioritas-prioritas anda. Tugas yang paling penting harus berada di peringkat lebih tinggi dalam daftar. Cobalah untuk menerapkan prinsip Pareto di mana 80 % dari prestasi anda dihasilkan dengan melakukan 20 % usaha anda. Dengan kata lain, cobalah untuk bekerja cerdas dan sederhana. Jangan mengabaikan tugas-tugas penting anda untuk mencapai hasil yang tidak signifikan.

4. Kunci manajemen waktu yang sukses adalah delegasi
Kunci sukses manajemen waktu adalah delegasi. Jangan mencoba untuk menyelesaikan semua tugas sendirian. Kenali mana tugas yang dapat diselesaikan oleh orang lain dan delegasikan pekerjaan tersebut kepada mereka. Ini adalah satu-satunya cara dimana anda dapat memiliki waktu yang diperlukan untuk menangani tugas-tugas yang benar-benar penting bagi anda. Pada saat yang sama, apa yang anda pilih untuk dikerjakan, lakukanlah dengan benar pertama kalinya demi menghemat waktu karena mengerjakan pekerjaan berulang. Pengalaman menunjukkan bahwa waktu yang anda perlukan untuk mengulang pekerjaan anda akan lebih banyak dihabiskan dibanding waktu yang anda perlukan untuk mengerjakan pekerjaan secara benar dari awal. Delegasi adalah seni yang dapat memberikan banyak manfaat bagi orang-orang yang harus melakukan banyak kegiatan.

5. Jangan takut untuk mengatakan ‘TIDAK’
Anda harus belajar untuk sekali-sekali mengatakan TIDAK dan menolak tugas-tugas yang tidak dapat anda lakukan. Jika anda kehabisan waktu dan merasa stres, maka lebih baik untuk menolak undangan pergi makan siang atau makan malam keluarga. Anda harus menyadari bahwa anda tidak dalam kewajiban untuk mempersingkat segalanya dalam sekejap. Anda harus belajar untuk memilih tugas yang anda benar-benar ingin lakukan atau yang perlu diselesaikan.

6. Membagi tugas yang panjang dalam kegiatan yang lebih kecil
Teknik lain yang akan membantu anda dalam manajemen waktu adalah dengan memecah tugas-tugas panjang yang biasanya anda tidak ingin melakukannya atau terlalu sulit menjadi beberapa kegiatan yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola. Ini akan mengelola baik stres maupun waktu anda. Anda misalnya, dapat meluangkan waktu 10 menit setiap hari untuk bekerja pada tugas yang tidak menyenangkan atau panjang. Dengan menggunakan pendekatan ini, secara bertahap anda akan memiliki beberapa kemajuan, anda akan merasa lebih baik dan pada akhirnya anda akan dapat menyelesaikan aktifitas dengan cepat daripada terus menerus menunda hal tersebut.

7. Perfeksionisme membutuhkan waktu
Anda harus mencoba menghindari kesempurnaan. Berkutat tanpa akhir dalam mencari kesempurnaan untuk hal-hal sepele adalah buang-buang waktu dan tidak akan memberikan anda cukup waktu untuk menangani tugas-tugas yang lebih berguna dan mungkin lebih menyenangkan.

8. Kenali waktu dimana anda lebih produktif
Adalah normal bahwa kinerja Anda tidak sama sepanjang waktu. Ada saat-saat dimana anda lebih produktif sementara di saat lain produktivitas anda menurun karena berbagai alasan. Fase ini dapat terjadi pada hari yang sama. Dengan asumsi bahwa anda bekerja 8 jam sehari, ini memberi anda sekitar 1.800 jam kerja per tahun. Temukan periode waktu dimana anda lebih produktif dan di saat tersebut cobalah untuk menangani tugas yang paling sulit.

9. Cobalah untuk tidak menunda hal-hal untuk nanti
Anda perlu belajar untuk mengatasi setiap tugas dan masalah ketika perlu ditangani. Cobalah untuk tidak menunda kegiatan untuk lain waktu, karena di bawah tekanan waktu anda lebih mungkin untuk melakukan kekeliruan dan mengambil keputusan yang salah.

10. Hindari hal-hal yang dapat mengalihkan perhatian anda
Selama jam kerja, cobalah untuk menemukan saat-saat di mana tidak ada yang bisa mengganggu anda melakukan aktivitas. Jika anda memiliki kebijakan pintu terbuka, anda mungkin harus menutupnya sesekali. Jika seseorang datang ke kantor anda ketika anda memiliki tugas yang harus diselesaikan, tolaklah secara lembut permintaannya dan jadwalkan waktu lain untuk bertemu dengan mereka.

12. Jangan lupa diri anda sendiri
Ketika anda membuat rencana, jangan lupa menyertakan kegiatan yang berkaitan dengan kesenangan dan waktu istirahat untuk anda sendiri. Selama waktu ini, pastikan bahwa anda benar-benar berhenti dari pekerjaan anda, santailah dan isi ulang baterai anda. Jika diperlukan cobalah untuk tidur selama setengah jam dan selama waktu itu lakukan sesuatu yang anda sukai dan membuat anda tenang. Setengah jam memang tidak membuat perbedaan dalam tidur anda, tetapi dapat memberikan kepuasan dan mempersiapkan anda lebih baik di hari berikutnya. Beri penghargaan untuk diri anda sendiri ketika anda berhasil menyelesaikan pekerjaan yang melelahkan.

12. Menganalisa dimana anda menghabiskan waktu anda
Untuk dapat mengoptimalkan waktu anda lebih baik, anda harus terlebih dahulu memahami di mana anda menghabiskan waktu anda. Untuk melakukan itu, anda dapat menggunakan log (catatan rekaman) untuk merekam aktivitas anda. Anda harus melakukan itu selama 2-3 minggu. Dalam log, anda harus mencatat semua yang anda lakukan per jam ketika anda terjaga, berapa banyak waktu yang anda alokasikan untuk setiap tugas, aktivitas, pertemuan dan berapa banyak waktu yang anda alokasikan untuk istirahat dan tidur. Setelah anda memiliki informasi ini di log, anda dapat mulai menganalisa di mana anda menghabiskan waktu anda dan buatlah perubahan yang diperlukan untuk mengoptimalkan waktu anda. Anda harus fokus pada kegiatan yang paling penting untuk diselesaikan. Hindari kegiatan atau tugas yang tidak memberikan nilai tambah. Sebagai contoh, setelah dilihat pada log anda, anda melakukan pengecekan email sebanyak 10 kali dalam sehari; anda harus meminimalkan menjadi hanya beberapa kali per hari.

13. Selalu rencanakan waktu untuk kegiatan tak terduga
Masukkan dalam rencana anda waktu ekstra untuk tugas-tugas dan kegiatan tak terduga. Revisi rencana anda secara teratur dan alokasikan waktu untuk kegiatan tak terduga. Hal-hal yang beresiko akan memakan waktu anda misalnya masalah dengan PC anda, dan miliki solusi alternatif yang untuk mengatasinya.
Manajemen waktu adalah suatu keterampilan yang memerlukan waktu untuk menguasainya sehingga mulailah bekerja dengannya! Pada akhirnya, manajemen waktu akan memberi anda waktu tambahan yang anda butuhkan untuk dapat menikmati apa yang paling penting bagi anda dan mengubah hidup anda menjadi lebih baik.

Sumber: http://www.akuinginsukses.com/13-tips-manajemen-waktu-yang-akan-merubah-hidup-anda/

7 Pola Hidup Sehat

1. Istirahat yang Cukup
Dalam hal ini perlu anda ketahui bahwa istirahat yang cukup sangat perlu untuk kesehatan tubuh anda. Karena kalau tubuh kita diperbanyak dengan aktifitas yang padat setiap hari dan kurang beristirahat setiap hari. Maka tubuh kita akan lesu dan akan rentan terkena penyakit. Maka dari itu sepadat-padatnya aktifitas anda, anda harus bisa meluangkan waktu sebentar untuk beristirahat sejenak. Kalau anda setiap hari bisa melakukan istirahat yang cukup maka anda suda melakukan cara hidup sehat yang baik.

2. Makan-makanan yang mengandung gizi seimbang
Dalam hal ini sering orang mengabaikannya. Untuk mendapatkan hidup yang sehat, tentu anda perlu untuk mengatur jenis makanan yang akan dikonsumsi setiap harinya. Contohnya berbagai macam zat gizi yang dibutuhkan oleh manusia adalah karbohidrat yang terdapat dalam nasi dan juga kentang, lalu protein yang terdapat dalam telur, lalu lemak baik yang terdapat dalam lauk seperti daging dan ikan, lalu vitamin dan juga mineral yang banyak sekali terdapat dalam buah-buahan yang segar dan juga sayuran.

3. Menghindari Makanan yang Berlemak Tinggi
Contoh dari makanan yang mengandung lemak yang tinggi adalah seperti makanan yang digoreng, makanan yang bersantan, daging berlemak, kulit ayam, keju dan masih banyak lagi. Makanan yang berlemak dapat menyebabkan penimbunan kolesterol dalam pembuluh darah. Hal ini bisa memicu berbagai macam penyakit kronis. Jadi sebaiknya anda bisa ,membatasi mengkonsumsi makanan yang berlemak tinggi.

4. Memperbanyak Minum Air Putih
Minum air putih merupakan salah satu cara hidup sehat secara alami. Anda tidak perlu menambahkan apapun kedalam air putih. Karena dengan meminum air putih saja, bisa mengeluarkan racun di dalam tubuh kita, yang akan dikeluarkan melalui air seni. Tubuh kita ini sangat membutuhkan unsur cairan, karena banyaknya aktivitas setiap hari yang padat, yang akan membuat tubuh kekurangan cairan. Sehingga dianjurkan anda harus minum minimal setidaknya 8 gelas per hari.

5. Teratur Berolahraga
Dalam hal ini anda setiap hari harus bisa meluangkan waktu sejenak untuk berolahraga. Karena Olahraga membuat tubuh kita menjadi lebih fit. Bagi anda yang jarang melakukan olahraga mungkin mulai saat ini anda bisa meluangkan waktu untuk melakukan olahraga sederhana seperti push up atau senam kecil. Karena dengan berolahraga dapat mengeluarkan racun dalam tubuh, yang akan dikeluarkan melalui keringat. Bisa juga dengan berolahraga lari di pagi atau sore hari pun bisa membuat tubuh anda menjadi bugar. Pada poin ini sangat penting, dikarenakan cara hidup sehat dan bugar tidak akan pernah lengkap jika tidak ada unsur olahraga didalamnya.

6. Menerapkan Pola Hidup Bersih
Menjaga kondisi lingkungan sehari-hari adalah cara hidup sehat dan bersih. Selain untuk kenyamanan dan kesehatan, lingkungan yang bersih akan menjadi suasana hati yang baik saat anda memulai beraktifitas. Anda juga jangan lupa harus memperhatikan kebersihan tangan anda. Karena dalam beraktifitas sehari-hari, Anda akan sering memegang banyak benda diluar sana. Dalam hal tersebut, tentu bakteri dan kuman akan menjadi hal yang amat menyusahkan bagi kesehatan Anda. Karena itulah, Anda harus rajin mencuci tangan.

7. Hindari Kebiasaan Buruk
Pada poin ini anda harus meninggalkan kebiasaan buruk, seperti merokok dan meminum-minuman berakohol. Karena merokok dan minum-minuman berakohol akan mengakibatkan organ-organ di dalam tubuh anda menjadi rusak.
Maka mulai dari hari ini, marilah anda bisa menjaga tubuh anda untuk hidup sehat, karena kesehatan itu lebih mahal dari pada kekayaan di dunia. Itulah beberapa tips-tips cara hidup sehat dari kami, semoga tips dari kami bermanfaat untuk anda.

Sumber: http://www.gakbanget.com/7-cara-menjaga-pola-hidup-sehat/

Cara Menjadi Pemimpin yang Baik

Memimpin sebuah perusahaan baik besar maupun kecil bukanlah hal yang mudah. Ada banyak yang harus dipelajari dan dilakukan untuk menjadi pemimpin baik yang mampu membawa perusahaan menjadi sukses. Mencapai dan melebihi target dalam sebuah bisnis memang dinilai menjadi tolak ukur kesuksesan seorang pemimpin. Karena ketika itu terjadi, pemimpin tersebut dinilai mampu memimpin dengan benar dan tepat, sehingga mampu membawa bisnis mencapai sukses. Terlihat rumit dan berat saat difikir untuk dijalani. Tapi menjadi seorang pemimpin yang baik dan besar bukanlah hal yang sulit untuk dipelajari. Kita bisa melatih diri kita untuk menjadi pemimpin yang lebih baik dari sebelumnya. Ini dia caranya:

1. Jangan takut akan kegagalan besar
Untuk menjadi seorang pemimpin besar tidak ada yang berjalan tanpa satu hambatan sekecil apapun itu. Akan ada banyak rintangan dan tantangan yang harus dihadapi dan dilewati dengan kekuatan sebagai seorang pemimpin. Bukan tanpa alasan, karena ketika seorang pemimpin memiliki sikap kuat, tegar dan pantang menyerah terhadap apa yang dihadapinya, ini akan jelas berpengaruh terhadap perkembangan anak buah dan juga perusahaannya. Jangan takut akan suatu kegagalan, sekalipun itu termasuk kegagalan yang menurut kita besar. Saat kita mampu menghadapi dan bangkit, itulah saat dimana kita sudah melewati satu bagian untuk menjadi pemimpin yang lebih baik.

2. Usir keraguan terhadap diri sendiri
Ada kalanya seorang pemimpin merasa dirinya tidak bisa dan tidak berguna untuk anak buah dan perusahaannya. Meragukan diri sendiri akan secara perlahan menumbuhkan keraguan bahwa perusahaan akan mampu untuk tumbuh besar. Jangan ragukan sedikitpun kemampuan diri kita dalam memimpin suatu perusahaan atau seseorang. Saat ada mereka yang memilih kita untuk menjadi seorang pemimpin, maka itu prestasi yang patut kita banggakan. Usir keraguan terhadap diri sendiri dengan memuji apa yang telah kita capai, tapi ingat jangan terlalu berlebihan. Jadikan ini sebagai prestasi untuk diri sendiri, dan untuk menumbuhkan semangat terhadap diri sendiri.

3. Jangan puas dengan solusi standar
Untuk menjadi seorang pemimpin besar, kita dituntut untuk mampu menerima dan memberikan solusi yang terbaik atas apa yang sedang terjadi. Saat dalam diskusipun, jangan puas dengan solusi yang dirasa standar. Jika memang ada anak buah Anda yang memiliki solusi lebih baik, jangan malu untuk mengakuinya, dan jangan paksakan solusi yang standar itu untuk muncul dan mendominasi, karena Anda adalah seorang pemimpin. Menjadi bijaksana terhadap masalah dan solusinya, adalah salah satu kunci menjadi pemimpin yang baik.

4. Fokus pada hasil, bukan gaya
Hasil lebih diutamakan daripada hanya sebuah gaya dalam memimpin suatu perusahaan. Pastikan Anda dikenal oleh banyak orang karena hasil kepemimpinan Anda yang sangat baik, bukan hanya karena gaya kepemimpinan. Disini gaya dalam kepemimpinan memang terkesan mempengaruhi hasil dari apa yang dipimpin. Namun jangan biarkan hasil kepemimpinan Anda lebih buruk atau tidak terlihat hanya karena terlalu banyak gaya yang digunakan dalam memimpin.

5. Menjaga yang sudah terbentuk
Pastikan untuk lebih memantapkan diri menjadi seorang pemimpin yang baik, Anda harus mampu menjaga apa yang sudah terbentuk sebelumnya. Jangan mudah terpengaruh dengan arus yang membawa Anda merubah apa yang sudah ada. Lakukan dan pastikan setiap perubahan Anda lakukan untuk menuju menjadi yang lebih baik, bukan hanya dengan alasan mengikuti perkembangan zaman yang sedang trend. Ini akan menjadi buruk, saat Anda mudah tergoyah dan merusak segalanya.

6. Bagi seorang introvert, belajarlah bertindak sebagai ekstrovert
Entah apa yang Anda miliki, introvert ataupun ekstrovert, namun semua itu merupakan anugerah yang pasti Anda butuhkan untuk menjadi seorang pemimpin yang besar. Kita tahu bahwa introvert bukanlah tipe pemimpin yang dibayangkan oleh orang banyak, tapi dunia membuktikan bahwa banyak pemimpin besar yang berawal dari sebuah introvert. Nah, untuk kita yang merasakan diri sebagai seorang introvert, jangan berkecil hati. Kita bisa menjadi seorang pemimpin besar, salah satu caranya yaitu dengan kemampuan untuk bertindak seperti seorang ekstrovert. Mungkin terlihat seperti berpura – pura dan tidak menjadi diri sendiri. Tapi terkadang pura – pura diperlukan saat kita belajar untuk menjadi seorang pemimpin besar.

7. Tetap murah hati
Dan yang terakhir, yang paling penting. Tetaplah menjadi seorang yang murah hati. Jangan biarkan sebuah jabatan membuat kita lupa siapa diri kita sebelum ini. Pemimpin besar yang berhasil dan dihargai banyak orang adalah mereka yang sukses menguasai diri untuk tetap menjadi murah hati. Latih diri kita untuk tetap menjadi pemimpin yang rendah hati dan tidak terlalu berfikir untuk selalu diatas. Menjadi murah hati juga akan membawa kita untuk terus belajar dan belajar lebih baik dari sebelumnya.

Sumber: http://mebiso.com/7-cara-melatih-diri-menjadi-pemimpin-besar-yang-lebih-baik/

Cara Memotivasi Diri Anda Menjadi Pribadi yang Lebih Baik

Kerja itu penting bagi kehidupan Anda. Dengan bekerja, Anda mampu menghidupi keluarga. Di samping itu, bekerja juga dapat menunjang perkembangan diri Anda. Tetapi, masalahnya, Anda sering tidak termotivasi saat bekerja.Anda tahu mengapa? Apa pun alasannya, kurangnya motivasi kerja sangat menjengkelkan, bukan? Kurangnya motivasi membuat Anda tersiksa saat bekerja.Nah, karena itu, inginkah Anda bisa memotivasi diri sendiri?
Jika ya, artikel ini akan membantu Anda. Artikel ini akan membeberkan kepada Anda cara memotivasi diri sendiri supaya tidak malas bekerja.Tapi sebelumnya, kita cari tahu dulu apa yang membuat Anda kurang termotivasi.
Mengapa Anda Kurang Motivasi?
Jika ditelusuri, ada tiga penyebab utama kurangnya motivasi. Untuk mengetahui apa saja penyebab tersebut, mari kita simak uraian berikut.
1. Kurang percaya diri
Kurangnya kepercayaan diri disebabkan Anda terlalu berfokus pada hasil. Anda takut tidak mampu mengerjakan tugas dengan baik. Anda takut hasilnya tidak sempurna.
Dalam buku yang berjudul The Practicing Mind, Thomas Sterner mengingatkan:
“Most of the anxiety we experience in life comes from our feeling that there is an end point of perfection in everything that we involve ourselves with. Whatever or wherever that perfection may be, we are not. We continually examine, consciously or unconsciously, everything in our lives, compare it to what we feel is ideal, and then judge where we are in relation to that ideal.”
Sebagian besar kecemasan yang Anda alami datang dari anggapan akan adanya kesempurnaan absolut. Apa pun bentuk kesempurnaan itu, Anda cemas Anda tidak mampu meraihnya. Anda terus membandingkan posisi Anda dengan apa yang menurut Anda ideal alias sempurna, dan menghakimi posisi Anda terhadap kesempuraan tersebut.
Dalam kaitannya dengan pekerjaan, Anda selalu membandingkan proses dengan hasil yang diharapkan. Anda terus menghakimi posisi Anda terhadap goal tersebut.
Akibatnya, Anda minder dan cemas tidak dapat mencapai goal yang sempurna seperti yang diharapkan.
Nah, ketidakpercayaan diri itu membuat Anda tidak bersemangat untuk bekerja.
2. Kurang fokus
Apabila Anda tidak mengetahui tujuan Anda, Anda pun menjadi malas bekerja.
Mengapa?
Karena, Anda pikir Anda hanya menyia-nyiakan waktu dan tenaga.
3. Kurang petunjuk
Kurangnya petunjuk bagaimana mengerjakan tugas juga dapat mengurangi semangat Anda untuk bekerja. Anda bingung bagaimana memulainya. Akhirnya, Anda menunda pekerjaan tersebut.
Nah, setelah mengetahui penyebab kurangnya motivasi, sekarang saatnya untuk mengetahui cara memotivasi diri berdasarkan penyebab tersebut.
Cara Memotivasi Diri
Berikut ini beberapa cara untuk memotivasi diri berdasarkan sebab-sebab di atas.
1. Rubah mindset Anda!
Pada bab sebelumnya, dijelaskan salah satu sebab kurangnya motivasi yaitu kurang percayaan diri. Nah, kurangnya kepercayaan diri ini disebabkan Anda terlalu berfokus pada hasil.
Lantas, apa yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi ketidakpercayaan diri itu?
Jawabannya, rubah mindset Anda!
Rubahlah mindset Anda dari result-oriented alias berorientasi pada hasil menjadi process-oriented alias berfokus pada proses.

Thomas Sterner memiliki nasihat yang berharga mengenai mindset process-oriented.
“True perfection is both always evolving and always present within you, just like the flower. What you perceive as perfect is always relative to where you are in any area of your life.”
-Thomas Sterner
Kesempurnaan sejati selalu berubah dan selalu hadir bersama diri kita, seperti bunga. Apa yang kita anggap sebagai kesempurnaan selalu berubah tergantung di mana kita berada.
Nah, rubahlah persepsi Anda mengenai hasil seperti persepsi di atas, yaitu bahwa pencapaian, goal atau kesempurnaan bukanlah konsep yang absolut, melainkan selalu berubah seturut waktu.
Goal Anda waktu kecil adalah memiliki mainan yang bagus. Goal Anda waktu menjadi siswa adalah menjadi juara kelas. Goal Anda waktu lulus kuliah adalah mencari pekerjaan yang mapan.
Dengan menyadari bahwa goal selalu berubah, Anda tidak lagi terpaku pada hasil. Anda akan berpandangan bahwa setiap langkah yang Anda tapaki, setiap detik yang Anda lewatkan untuk mengerjakan tugas Anda merupakan pencapaian itu sendiri.
Dengan demikian, Anda dapat menikmati proses bekerja dengan gembira. Anda, yang tadinya malas, sekarang pun menjadi rajin bekerja.
Jangan khawatir bahwa ketika Anda mengimplementasikan mindset process-oriented, proses kerja menjadi lambat. Pada kenyataannya, dengan menerapkan mindset process-oriented, justru pekerjaan lebih cepat selesai.
Ini bukanlah sesuatu yang mistis, melainkan dapat dinalar. Saat Anda menerapkan mindset process-oriented, pikiran Anda terbebas dari kecemasan memikirkan hasil.
Nah, hal itu memberikan dampak positif bagi kinerja Anda. Karena tidak cemas pada hasil, pikiran pun menjadi tenang. Saat pikiran tenang, proses kerja berjalan lancar.
2. Ingat kembali kesuksesan Anda
Problem kurangnya kepercayaan diri dapat pula dihilangkan dengan mengingat kembali kesuksesan Anda di masa lampau. Hal ini bertujuan untuk mengingatkan bahwa Anda tidaklah sepayah yang Anda pikirkan sekarang.
Jika di masa lalu Anda dapat mencapai prestasi, tentunya sekarang pun Anda dapat meraihnya lagi.
Dengan demikian, kepercayaan diri Anda terdongkrak, dan Anda pun bersemangat bekerja.
3. Bandingkan diri Anda dengan diri sendiri, bukan dengan orang lain
Untuk mendongkrak kepercayaan diri Anda, bandingkan diri Anda dengan diri sendiri, bukan dengan orang lain.
Jika Anda membandingkan diri Anda dengan orang lain, yang Anda dapatkan bukan kepercayaan diri, melainkan justru keminderan melihat kesuksesan orang lain. Pikiran Anda cemas jikalau hasil yang Anda capai tidak dapat menyaingi hasil kerja orang lain.
Oleh karena itu, bandingkan diri Anda dengan diri Anda sendiri. Bandingkanlah diri Anda yang sekarang dengan diri Anda di masa lampau. Dengan begitu, Anda dapat mengingat bagaimana dulu Anda pernah memiliki gairah yang tinggi, memiliki kualitas hidup yang tinggi. Hal itu tentu akan mendongkrak kepercayaan diri dan semangat Anda.
4. Jangan takut salah
Saat Anda berfokus pada hasil, tentu Anda takut melakukan kesalahan. Anda takut hasilnya tidak sempurna.
Nah, oleh karena itu, saat Anda hendak mengerjakan tugas, hilangkan perasaan takut salah. Dengan hilangnya perasaan ini, Anda akan tergerak untuk mengerjakannya karena tidak ada beban yang mengganggu pikiran Anda. Anggap saja Anda sedang melakukan hobi.
Cara lain untuk menghilangkan rasa takut adalah sebagaimana yang dinasihatkan oleh Thomas Sterner, yaitu dengan merubah persepsi Anda mengenai hasil. Rubahlah persepsi Anda bahwa goal adalah saat Anda menjalani proses bekerja, bukan hasil yang akan kita raih. Cara ini terbukti ampuh untuk menghilangkan kecemasan penulis mengenai hasil.
Nah, jika cara ini ampuh bagi penulis, penulis yakin cara ini juga ampuh Anda terapkan.
5. Pikirkan tujuan Anda
Saat Anda malas bekerja, pikirkan tujuan Anda bekerja. Pentingkah pekerjaan tersebut bagi Anda?
Dengan memikirkan kembali tujuan, Anda mengetahui manfaat yang akan Anda dapat dari bekerja. Anda juga dapat mengtahui akibat dari meninggalkan pekerjaan tersebut. Dengan demikian, Anda akan terdorong untuk segera melakukannya.
6. Rencanakan tindakan Anda
Anda sering menunda-nunda kerja karena tidak tahu apa yang harus Anda lakukan. Anda bingung dari mana harus memulainya.
Nah, untuk mengatasi masalah itu, rencanakan terlebih dulu tindakan Anda. Buatlah mind map mengenai rencana kerja Anda. Mind map bertujuan untuk memperjelas ide atau rencana Anda.
Dengan mind map, ide yang tadinya abstrak menjadi jelas. Anda dapat dengan mudah melakukan pekerjaan Anda step by step sesuai dengan mind map yang Anda buat. Anda pun tahu dari mana Anda harus memulai. Dengan begitu, Anda bersemangat untuk mengerjakan tugas Anda.

 7. Bagi tugas menjadi beberapa bagian
Agar Anda tidak bingung, bagilah tugas menjadi beberapa bagian.Membagi tugas juga bertujuan agar Anda tidak terbebani dengan bayangan pekerjaan yang super berat.Dengan membagi pekerjaan menjadi beberapa bagian, persepsi Anda mengenai tugas tersebut pun berubah, dari yang tadinya Anda mengangganpnya sebagai tugas yang berat menjadi tugas yang ringan. Fokus Anda pun bukan lagi pada goal akhir dari tugas tersebut, melainkan pada goal-goal kecil, yang Anda yakin Anda mampu mencapainya.
Sumber: http://aquariuslearning.co.id/cara-mudah-memotivasi-diri-sendiri/